Selasa, 02 Oktober 2012

Belanja Pakaian Hemat .. kenali cara dan kapan belinya ..





Pakaian adalah salah satu hal penting bahkan ada yang menganggapnya sangat penting. Istilahnya-kan .. you are what you wear ... Memang hal normal jika kita ingin tampil menarik .. tampil keren ..

Belanja pakaian sangat mengasikkan ..
Untuk tampil ok ini bahkan bisa menguras uang.
Terlebih jika harus selalu up to date.

Apalagi jika mendengar kabar SALE .... serbuuuuu ...

Kadang kita merasa pakaian kita hanya itu itu saja, merasa kekurangan pakaian ...
Tapi waktu kita buka lemari pakaian,  ... lemari pakaian kita penuh .. dan umumnya berlaku hukum pareto 20 80, artinya pakaian yang sering kita pakai, paling jumlahnya hanya 20% dari total pakaian kita, sisanya yang 80% selalu tersimpan rapi di lemari, hanya dipakai 1 – 2X, atau tidak dipakai sudah setahun, dua tahun .. lima tahun tidak pernah disentuh ...  bahkan ada yang belum pernah dipakai sejak dibeli, sampai sampai price tag-nya masih terpasang. ... selain penuh penuhin lemari juga dari sisi keuangan .. buang buang uang juga ya ...

Kenapa begitu .... Alasannya sih bisa macam macam :
    - Pakaian yang dibeli tidak matching dengan pakaian, sepatu atau tas yang dimiliki,
      jadi tidak bisa di pakai.
    - Membeli pakaian dengan warna dan look yang sudah dimiliki.
    - Saat dicoba di rumah .. koq jadi aneh ya ... ga oke, padahal waktu di coba di toko
      kayaknya keren banget deh ...
    - Alasan lain .. apa ya ...

Menurut para ahli stylish maupun image consultant ; tujuan membeli pakaian adalah membangun karakter style kita yang sesuai dengan warna kulit, bentuk tubuh, personality dan life style serta .. tentu sesuai juga dengan budget-nya.
Atau gampangnya ... pakaian yang kita kenakan harus merefleksikan siapa diri kita dengan style .. ..

Belanja pakaian tempatnya bisa bermacam macam, dari tempat yang murah sampai yang bisa dikatakan tidak murah. Bisa berbelanja di tempat-tempat tertentu seperti Tanah Abang, Mangga Dua atau tempat tempat seperti itu di kota kota lain. Pilihan berbelanja lainnya adalah di modern department store, dengan alasannya ; kenyamanan, keaslian merek, pilihan yang beragam dll-nya.

Khusus yang lebih menyukai berbelanja di department store. Maka ada tips tips-nya untuk berbelanja secara hemat :


a wardrobe or shopping plan
Menurut para image counsultant / stylish seharusnya kita memiliki a wardrobe or shopping plan ... mantaff .. tapi di sini tidak membahas sampai detail kesana ...
Hanya intinya, kita harus memahami dan mengerti element2 yang cocok dengan kita. Style, warna, model dan cutting yang cocok dengan bentuk tubuh dan kulit kita. Jadi jika kita sudah mengerti hal tsb, maka pada saat shopping kita akan cepat mengabaikan warna, model dan cutting yang tidak cocok dengan kita.

Belanjakan uang paling banyak pada pakaian yang akan sering kita pakai, alokasikan sedikit saja pada pakaian pakaian yang hanya digunakan pada event tertentu misal gaun pesta.

Jika ingin mengetahui dan memahami lebih detail tentang style yang sesuai dengan karakter kita, maka bisa di kontak ke ahlinya, salah satunya :


Tentukan Bujet Belanja Pakaian
Pada saat akan belanja pakaian tentukan dulu bujetnya selain untuk mengontrol nafsu belanja yang gila gilaan ...  juga tidak mengganggu kebutuhan keuangan untuk hal lainnya.
Idealnya bujet belanja pakaian antara 3% sd 10% dari income kita, tergantung juga dari jumlah anggota keluarga. Jika ada target belanja pakaian yang banyak pada bulan bulan tertentu, misalkan untuk lebaran, selayaknya kita menabungnya jauh jauh hari sebelumnya. Sehingga tidak mengganggu cash flow bulanan keluarga kita.

Rencanakan kapan akan pergi belanja pakaian
Kedengarannya lucu ya .. sampai sampai yang begini aja mesti pakai rencana.
Tapi kalau niatnya mau berhemat belanja pakaian maka belanjanya harus di rencanakan waktunya, selain butuh untuk menyiapkan uangnya .. dan jika kita membeli pada saat diskon apalagi sale maka kita akan menghemat banyak uang.

Kenali Momen Momen Diskon
Asal kita mau bersabar menunggu ... Momen diskon atau sale itu selalu ada ...
Jika harga normalnya Rp. 275.000 di diskon 20% sehingga hanya perlu bayar Rp. 220.000 ... lumayan kan hemat Rp 55.000 ... bisa makan bakso beberapa kali .. :D
Apalagi jika kita lebih bersabar lagi .. berbelanja pada saat diskon besar ..  50% bahkan 70%.

Pertanyaannya ... kapan momen momen diskon itu ..??

Diskon 20%
Umumnya merek merek di dep store melakukan diskon 20% di awal bulan atau akhir bulan, bahkan seringnya pada weekend, jumat, sabtu dan minggu .. istilah orang toko “matsamin” atau “jusami”.... tergantung kondisi mereka sedang mengejar target penjualan atau tidak. Jarang merek merek yang bagus melakukan diskon all the time, selain mereka juga menjaga brand image-nya, juga diskon 20% di saat traffic konsumen sepi merugikan margin/keuntungan mereka. Gampangnya secara margin lebih baik menjual 2 buah dengan harga normal daripada jual 4 buah dengan diskon 20%.


SALES .. discount up to 70%
Diskon gede gedean, umumnya terjadi pada saat momen momen tahunan yang umum terjadi ; liburan, ramadhan, tahun baru dll. Atau momen momen yang diciptakan khusus oleh dep store untuk menarik konsumen datang.

Jika di sebutkan up to 70%, memang benar ada yang diskon 50% sampai 70% ??
betul ... umumnya barangnya tidak banyak dan meskipun jumlahnya agak banyak umumnya size-nya tidak lengkap istilahnya broken size. Karena yang dijual adalah barang barang sisa koleksi, sehingga size-nya tidak komplit lagi.

Tapi jika diskon 50% atau dijual dengan istilah special price / best buy (di jual di bawah harga regular tapi biasanya masih di atas harga diskon 50%) dan jumlah barangnya masih sangat banyak serta size-nya lengkap bisa kemungkinan barang tersebut di buat khusus dan banyak untuk event atau momen tersebut.
Untuk brand yang memiliki image baik, mereka selalu menjaga reputasi brand-nya. Artinya jika di jual dengan diskon 50% atau special price, harganya tidak akan di naikkan lebih dulu baru di diskon. Mereka tetap mengeluarkan barang tersebut dengan harga regular barang tidak diskon kemudian baru di diskon. Mereka umumnya bermain di biaya bahan baku ; kualitas bahannya sedikit di bawah produk reguler atau mereka mendapatkan bahan baku tekstil sisa tapi dalam jumlah cukup besar dengan kualitas bagus tapi harga miring, sehingga dapat di diskon 50% atau di jual dengan harga special price.

Produk reject atau cacat produksi tidak akan di jual di dep store, untuk menjaga brand image, mereka menjualnya di tempat tempat tertentu (factory outlet) dan umumnya mereka memberi tanda di mana reject-nya serta umumnya menjual dengan hang tag yang berbeda dengan produk reguler, untuk menandakan bahwa ini adalah produk kualitas reject.

Nah .. jika ingin belanja pada saat saat sale, diskon gede gede-an sd 70% maka periode waktu yang lazim diadakan sbb :

   Januari
   Umumnya masih berlangsung Sales Akhir Tahun (year end sales) dan juga umumnya
   di adakan Sales Awal Tahun (New Year Sales)

   Februari
   Tahun baru Cina – Imlek, bulannya bisa berpindah tidak harus di bulan Februari setiap tahunnya.

   Juni
   - Holiday sales, liburan anak sekolah di jadikan momen untuk mengadakan sales di dep store.
   - End of Season sales – merek merek dari luar negeri biasanya mengadakan sale untuk stok koleksi lama mereka karena 
     akan masuk koleksi baru. Biasanya di adakan di showroom2-nya.
   - Jakarta Great Sales, bulan Juni juga di mulainya Jakarta Great Sales yang bekerja sama dengan beberapa dep store 
     dan toko toko tertentu.

   Juli
   - Jakarta Great Sales masih berlangsung.
   - End of Season sales – masih berlangsung
   - Back to School Sales, momen pelajaran baru di kemas juga untuk di jadikan sales promo.

   Agustus
   Ramadhan Sales - bulannya bisa berpindah tidak harus di bulan Agustus setiap tahunnya.

   Desember
   - Sale akhir tahun / year end sales
   - End of Season sales – merek merek dari luar negeri biasanya mengadakan sales untuk menghabiskan stok koleksi lama 
     karena akan masuk koleksi baru.


Selain momen rutin bulanan tersebut masih ada momen sales yang berbeda :
    - End od season sales atau clearance sales setiap merek bisa berbeda beda, jadi lebih baik di ingat kapan merek
    favorit tersebut mengadakan sales dan dimana. Karena biasanya sales besar untuk menghabiskan stock
    hanya di pooling di beberapa tempat.

   - Selain itu juga, masih ada SALE yang diadakan tiap tiap dep store di luar momen2 tsb, terutama di bulan bulan sepi 
     dengan menciptakan namanya masing masing ; Jumbo Sales, Big Sales, Hot Sales, Diskon Gede .. dll. 
     Departmen Store tersebut mengadakan deal dengan para penyedia/supplier merek untuk menyediakan produk 
     dengan harga murah.


Tapi ada juga konsumen yang tidak mau ketinggalan trend, karena jika beli saat clearance sales artinya model yang di beli bisa tidak lagi trend lagi dong .. ya .. kalau begitu belinya pada saat diskon 20%-nya. Makanya kenali kapan diskon 20% merek tersebut biasanya dilaksanakan. Umumnya di saat weekend terutama weekend akhir bulan.
Memang ada merek merek tertentu yang jarang sekali melakukan diskon. Gantinya biasanya mengadakan program setiap pembelian mendapatkan hadiah tertentu, istilahnya Gift With Purchse. Karena secara margin biasanya ini lebih menguntungkan bagi prosuden / pemelik merek tersebut.


Sejarang mungkin datang ke dep store
Kalau sudah masuk dep store banyak godaannya sih ...
Niatnya hanya mau jalan jalan saja atau cuci mata ... tiba tiba sudah ada di counter pakaian .. dan tiba tiba sudah bayar di kasir .. hehe ... beli 2 lagi .. wahhh
Menurut studi yang pernah dilakukan di Amerika, dari 100% yang membeli pakaian ternyata 80% tidak memiliki rencana atau berniat untuk membeli pakaian. Jadi hanya 20% saja yang sudah berniat pergi ke dep store untuk membeli pakaian.

Kenapa bisa begitu ... pertama karena konsumen itu bersifat emosional dan ..Dep store serta counter counter pakaian tersebut menata barangnya semenarik dan seindah mungkin dengan ilmu visual merchandising untuk membuat konsumen tergoda secara emosianal untuk mampir .. mencobanya .. apalagi dilayani SPG yang memiliki keahlian yang baik ... sehingga akhirnya ... beli

Jadi kalau tidak ada niat untuk membeli .. mending jauh jauh aja dari sana .. J ..



Bawa uang secukupnya
Sebaiknya bawa uang kas sesuai bujet yang akan dibelanjakan..
Kalau pakai kartu debit atau kredit .. khawatir pas saat kalap tidak terkontrol, banyak yang lucu lucu .. lagi sale pula  .. wah bahaya bisa jebol ..
Kalau imannya kuat dan disiplin .. tidak masalah juga pakai kartu debit atau kredit, belanjakan sesuai bujet yang telah di rencanakan.


Semoga sharing ini bermanfaat.


Happy Shopping ....
Untuk tampil trendy tidak perlu bikin kantung jebol kan ...



Follow twitter @jauhari_mk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar